Kode Booking dan cara kerjanya Langsung ke konten utama
2018-07-19
Abe Travel
Abe Travel

Kode Booking dan cara kerjanya

Penjelasan tentang Kode booking atau Confirmation Number pada tiket penerbangan.

Kode Booking

Informasi ini penting untuk diketahui terutama bagi Anda yang belum terbiasa dengan cara pemesanan tiket pesawat secara online.

Proses Pemesanan Tiket.

Perlu diketahui bahwa sebenarnya memesan tiket pesawat baik secara online maupun offline (membeli langsung di agen tiket / travel) pada dasarnya prosesnya sama saja. Yang membedakan adalah metode dan tempat pemesanannya.

Berikut ini alur / proses pemesanan tiket secara online ataupun offline.


Pemesanan Online
(Melalui website / agen online)

Pemesanan Offline
(langsung di agen / travel)

Sistem reservasi Agen / Travel
Sistem yang digunakan untuk memilih harga, jadwal sekaligus maskapai penerbangan.

Sistem maskapai
Pada saat penumpang menentukan pilihan harga dan jadwal untuk terbang menggunakan pesawat dari suatu maskapai secara otomatis sudah menentukan sistem maskapai mana yang akan digunakan.

Proses Booking
Input (memasukkan) data penerbangan & data penumpang
Pada tahap inilah data-data yang dimasukkan langsung disimpan oleh sistem maskapai sebagai data pemesan tiket dan agar mudah dikenali, diberikanlah label atau tanda yang disebut dengan kode booking.

Kode Booking & Time limit pembayaran
Kode Booking dan Time Limit pembayaran dihasilkan setelah proses booking selesai.

Pembayaran
Pembayaran wajib dilakukan sebelum Time Limit habis atau tiket akan hangus.

Terkonfirmasi
Kode booking sudah dapat digunakan sesuai jadwal penerbangan yang sudah ditentukan.

Pada pemesanan online akan mendapatkan tiket dalam bentuk tiket elektronik (file e-ticket yang belum dicetak).
Pada pemesanan offline akan mendapatkan cetak tiket (file e-ticket yang sudah dicetak).
Dan pada kedua cara pemesanan tersebut diatas, sama-sama mendapatkan Kode Booking.



Cara Kerja Kode Booking

Kode booking merupakan "kode panggil" yaitu untuk memanggil data-data yang diinput pada saat pemesanan tiket terutama data penumpang yaitu Nama lengkap yang sesuai dengan kartu identitas. Tentu saja proses memanggil data ini hanya bisa dilakukan melalui sistem maskapai dan dilakukan oleh petugas chek in pada saat calon penumpang melakukan chek in / lapor di bandara.

Pada proses Chek in ini, petugas "tidak akan berpedoman" pada data-data yang tertera pada cetak tiket yang dibawa oleh penumpang karena petugas hanya akan berpedoman pada data yang ditampilkan oleh sistem pada layar komputer.

Check In bisa diartikan sebagai proses konfirmasi atau mencocokkan data yang sudah diinputkan pada saat pemesanan tiket dengan si penumpang (orang yang akan masuk ke dalam pesawat) dengan menunjukkan kode booking.

Cetak Tiket

Cetak Tiket
"Cetak Tiket"

Kesimpulan :
Anda tidak harus menggunakan cetak tiket untuk melakukan Check In / Lapor dibandara. Karena pada dasarnya "Cetak tiket" itu hanya salinan dari data-data yang sudah dimasukkan kedalam sistem pada saat pemesanan tiket.

Fungsi cetak tiket ataupun e-ticket lebih ditujukan untuk:
1. Keperluan penumpang agar bisa melihat rincian pemesanan tiketnya.
2. Untuk menyortir penumpang dan non-penumpang oleh petugas pintu masuk.
Karena umumnya yang diutamakan masuk adalah penumpang saja, namun disini petugas pintu masuk hanya akan mencocokan Nama pada tiket dengan kartu identitas dan bukan kode booking.
Artinya disini penumpang akan diminta menunjukkan identitas tapi tidak harus menggunakan cetak tiket melainkan dengan menunjukkan file etiket diponsel juga tidak menjadi masalah.

Sehingga fungsi cetak tiket ataupun e-tiket bukanlah sebagai syarat wajib agar dapat melakukan penerbangan karena untuk dapat melakukan penerbangan yang paling utama diperlukan adalah KODE BOOKING.